Saturday, January 28, 2023
- Advertisement -
HomeTrending ViralAda Transaksi Pornografi Anak Sebanyak Rp114 Miliar di Tahun 2022

Viral: Ada Transaksi Pornografi Anak Sebanyak Rp114 Miliar di Tahun 2022

Temuan Transaksi Pornografi Sebanyak Rp114 Miliar

Info Viral: Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) merilis temuan tahun 2022 terkait tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan transaksi pornografi anak. Total nilai transaksi mencapai Rp 114 miliar.

“Nilai transaksinya adalah Rp 114.266.966.810. Kami telah menghasilkan total 8 hasil analisis terkait TPPO atau CSA (Child Sexual Abuse) dalam kerangka analisis selama tahun 2022 dan pemetaan fungsi PPATK,” kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana dalam jumpa pers di gedung PPATK, Jakarta Pusat, Rabu (28/12/22).

Pornografi Anak Sebanyak Rp114 Miliar - Satuviral – SATUVIRAL

Tarif KRL Nggak Jadi Naik, Tapi Orang Kaya Harus Bayar Lebih Mahal

Satuviral

Ia mengatakan, PPATK bekerja sama dengan banyak pihak dalam analisis tersebut. Hal ini dilakukan untuk menangani kasus perdagangan manusia dan pornografi anak dengan cepat.

“Dalam melakukan fungsi analisis dan pemeriksaaan, PPATK juga aktif berkoordinasi dengan NGO atau penyidik ​​untuk menyelesaikan kasus TPPO atau CSA yang sedang berlangsung,” ujarnya.

Transaksi Pornografi dengan Dompet DIgital

PPATK mengungkapkan, para pelaku kejahatan perdagangan video pornografi anak kebanyakan menggunakan dompet digital untuk melakukan pembayaran.

Sementara sebagian besar dari mereka yang diduga terlibat dalam perdagangan orang menggunakan layanan perbankan, seperti transfer uang melalui ATM.

Pornografi Anak Sebanyak Rp114 Miliar - Satuviral – SATUVIRAL

Perusahaan Startup Eksploitasi Program Magang, Kerja Bagai Kuda dan Suruh Bayar

Satuviral

Plt Deputi Analisis dan Pemeriksaan PPATK, Danang Tri Hartono mengatakan sebagian besar konsumen pornografi anak kebanyakan dari luar Indonesia. Dia menyebut ada orang yang menjadi operator dalam transaksi video porno anak.

“Faktanya, fokus utama kami adalah pelecehan seksual terhadap anak, dan kami menemukan bahwa sebagian besar konsumennya berasal dari negara selain Indonesia,” kata Danang.

“Transaksi dari seorang yang kami anggap dia sebagai operator, dia sewa hotel, bayar ke anak dan sebagainya. Itu yang kami identifikasi dan dana masuknya dari identifikasi yang tanda kutip memang mengarah ke sana,” jelas Danang.

Yuk, terus update bareng Satuviral. Dapatkan info terbaru dan breaking news soal berita viral, gosip viral, artis viral dan infoviral di Satu Viral.

Popular Categories

Ads on Satuviral