Monday, January 30, 2023
- Advertisement -
HomeTrending ViralAsal Usul 'Friday the 13th', Identik dengan Hari Sial?

Viral: Asal Usul ‘Friday the 13th’, Identik dengan Hari Sial?

Tanggal 13 Hari Jumat

Info Viral: Hari ini, Jumat (13/1/2023), kebetulan dijuluki Friday the 13th, tanggal menarik yang terjadi setidaknya setahun sekali dalam kalender Gregorian.

Kebanyakan orang menganggap hari Jumat tanggal 13 sebagai hari sial. Beberapa orang yang beriman akan mengambil tindakan apapun yang dinilai untuk mencegah kesialan mereka sendiri.

Misalnya, jangan merusak cermin, jangan berjalan menuruni tangga, atau jangan menyeberang jalan di depan kucing hitam.

Arti Kata “My Shampoo And Conditioner Ran Out At The Same Time”

Satuviral

Friday the 13th juga muncul dalam versi filmnya yang berjudul “Friday the 13th” yang bercerita tentang seorang pembunuh berdarah dingin. Lantas, seperti apa asal dan asal usul hari Jumat tanggal 13 yang dikenal sebagai hari sial?

Asal Muasal Istilah ‘Friday the 13th’

Tidak jelas bagaimana Friday the 13th berasal sebagai tanggal sial. Ada yang mengatakan asal usul hari Jumat tanggal 13 berasal dari Kode kuno Hammurabi, salah satu hukum tertua (ditulis tahun 1700-an SM).

Asal Usul 'Friday the 13th', Identik dengan Hari Sial? - Satuviral – SATUVIRAL

Kabarnya, Pasal 13 UU itu tidak dicantumkan di sana. Namun pada kenyataannya, itu benar-benar hanya kesalahan oleh salah satu penerjemah, meninggalkan satu baris teks.

Cerita lain, orang-orang di budaya barat masa lalu secara historis mengaitkan angka 12 dengan keutuhan, misalnya dari 12 bulan dalam kalender atau 12 hari Natal, hingga 12 dewa di gunung Olympus.

Tapi angkanya masih yang ke-13, dan ada rekor panjang sial. Takhayul ini bertahan bahkan di antara para pemikir terbesar dalam sejarah.

Pemilihan hari Jumat yang dianggap sebagai hari sial juga memiliki tafsir tersendiri. Asosiasi negatif yang terkait dengan hari Jumat terutama memiliki kombinasi asal-usul agama dan budaya.

Beberapa orang Kristen menganggap hari Jumat sebagai hari sial karena itu adalah hari dalam seminggu ketika Yesus disalibkan.

Pada abad ke-14 dan ke-15, tokoh dan penulis terkemuka mulai mencela hari itu di depan umum, tetapi dengan sedikit penjelasan mengapa.

Canterbury Tales karya George Chaucer menggambarkan hari Jumat sebagai “hari sial”, dan penulis drama Robert Green mendefinisikan “Friday’s Face” sebagai “ekspresi kesedihan atau kesedihan yang menyedihkan”.

Istilah Nepo Baby yang Rame Belakang Ini

Satuviral

Friday the 13th di Era Sekarang

Keramaian hari Jumat tanggal 13 dimulai pada abad ke-20. Saat itu, banyak pialang saham memilih tanggal tersebut untuk sengaja mengganggu pasar saham.

Setahun kemudian, pada tahun 1908, The New York Times menjadi salah satu media pertama yang mengakui takhayul hari Jumat tanggal 13.

Kemudian pada 1980-an, popularitas franchise film Friday the 13th menambah fenomena budaya.

Ahli matematika dan penulis Joseph Mazur menjelaskan bagaimana takhayul benar-benar dapat meningkatkan keadaan pikiran yang sehat dan positif.

“Semua orang menginginkan keberuntungan, tetapi karena tidak ada benda berwujud yang bisa disebut keberuntungan, kita harus menciptakan benda berwujud ini dengan mentransfernya ke suatu objek. Orang menggunakan benda ini sebagai rasa aman.”

Dengan logika itu, hari Jumat tanggal 13 bisa menjadi keberuntungan atau kesialan, tergantung pada pandangan Anda.

Jangan sampai ketinggalan berita-berita update dengan baca Satu Viral! Mulai dari info viral, berita viral, gosip viral, hingga artis viral semuanya ada disini!

Popular Categories

Ads on Satuviral