Thursday, December 1, 2022
- Advertisement -
HomeTechBegini Waktu dan Lokasi Pas Lihat Gerhana Bulan Total

Viral: Begini Waktu dan Lokasi Pas Lihat Gerhana Bulan Total

Dimulai jam 15.00 WIB

Info Viral: Fenomena luar angka gerhana Bulan total akan terjadi besok, Selasa (08/11/2022). Kejadian langka ini bisa diamati masyarakat dari seluruh Indonesia. Gerhana bulan mulai bisa dinikmati sejak pukul 15. 02 WIB. Cek jadwal dan daftar wilayahnya.

peneliti Pusat Riset Antariksa Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Andi Pangerang menjelaskan gerhana bulan adalah peristiwa terhalangnya cahaya matahari oleh bumi. Sehingga tidak semua cahaya Matahari sampai ke bulan. Hal ini disebabkan oleh konfigurasi antara Bulan, Bumi dan Matahari membentuk garis lurus.

“Fenomena ini dapat disaksikan dengan durasi 1 jam 25 menit dan 44 detik. Sementara durasi umbral (sebagian dan total) selama 3 jam, 39 menit, dan 50 detik,” kata Andi melalui keterangan pers ditulis Satu Viral, Senin (07/11/2022).

Berita Viral SatuViral – SATUVIRAL

Info Viral: 5 Mitos Gerhana Matahari yang Keliru

Satuviral

Wilayah Yang Terlihat Gerhana Bulan

Wilayah yang bisa melihat gerhana Bulan total ini sejak penumbra awal yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, hampir seluruh Kalimantan, Bali. Juga NTT, NTB, dan sebagian Sulawesi.

Sedangkan di seluruh Pulau Jawa, sebagian Kalimantan Tengah, sebagian Kalimantan Barat , hampir seluruh Sumatra bisa melihat gerhana sejak kontak awal total hingga akhir penumbra. Lalu di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Sumatra Barat, dan Bengkulu Utara bisa menyaksikan gerhana sejak kontak puncak hingga penumbra akhir.

Info Viral: Viral! Mandi Sambil Dengerin Musik Pakai Mesin Cuci Manusia

Satuviral

“Gerhana Bulan total terjadi ketika fase Bulan Purnama, akan tetapi, tidak semua fase Bulan Purnama dapat mengalami gerhana Bulan,” kata Andi Pangerang.

Gerhana bulan dapat menyebabkan pasang air laut maksimum karena adanya gravitasi matahari dan bulan. Sehingga dapat menimbulkan rob atau banjir akibat air laut pasang.

Hal ini dikarenakan orbit Bulan yang miring 5,1° terhadap ekliptika. Waktu yang ditempuh Bulan untuk kembali ke simpul yang sama juga lebih pendek 2,2 hari dibandingkan dengan waktu yang ditempuh Bulan agar berkonfigurasi dengan Bumi dan Matahari dalam satu garis lurus.

“Sehingga, Bulan tidak selalu berada di bidang ekliptika ketika purnama, jelasnya.

Ia menambahkan, lebar gerhana Bulan total kali ini sebesar 1,3589. Jarak pusat umbra ke pusat Bulan sebesar 0,2570. Gerhana ini termasuk ke dalam gerhana ke-20 dari 72 gerhana dalam Seri Saros 136 (1680-2960).

Baca terus Satu Viral biar kamu tetep update informasi berita viral, gosip viral, artis viral indonesia dan berita terkini. 

Find us on Social Media

   
Facebook SatuViral
   
Twitter SatuViral
Youtube Channel SatuViral
   
Tiktok SatuViral
   
Pinterest SatuViral
LinkedIn SatuViral
   
Medium SatuViral
   
Vimeo SatuViral

Popular Categories

Ads on Satuviral

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com