Thursday, December 1, 2022
- Advertisement -
HomeTrending ViralBuntut Kerusuhan Kanjuruhan, Kapolri Copot Kapolres Malang

Viral: Buntut Kerusuhan Kanjuruhan, Kapolri Copot Kapolres Malang

Nonaktifkan 9 Perwira Polres Malang

Berita Terkini; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi mencopot Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat. Selain itu Kapolri juga menonaktifkan sembilan pejabat tinggi di kepolisian wilayah tersebut. Pencopotan dilakukan sanksi keras dari kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang.

“AKBP Ferli Hidayat dinonaktifkan dan dimutasikan sebagai Pamen SSDM Polri,” kata Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo melalui keterangan pers ditulis Satu Viral, Selasa (04/10/2022).

Jabatan Kapolres Malang digantikan oleh AKBP Putu Kholis. Keputusan penggantian jabatan ini tertuang dalam ST Kapolri 2098/X/KEP/2022. Irjen Dedi melanjutkan, kesembilan polisi yang dicopot tengah diperiksa oleh Propam dan Inspektorat Khusus (Itsus).

Mereka yang dicopot adalah Danyon AKBP Agus Waluyo, Danki AKP Hasdarman, Danton Aiptu M Solihin. Ada juga Aiptu M Samsul, Aiptu Ari Dwiyanto, Danki AKP Untung, Danton AKP Danang. Selain itu juga Danton AKP Nanang, dan Danto Aiptu Budi.

“Pencopotan tersebut seperti yang diperintahkan oleh Bapak Kapolri,” ujar Dedi.

Berita Viral SatuViral – SATUVIRAL

Sanksi Berat Mengintai Dunia Persebakbola Indonesia, Bakal Mati Suri?

Satuviral

Penyelidikan Tim Pencari Fakta Kelar 2 Minggu

Pemerintah sudah membentuk Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) untuk mengusut latar belakang dan segala hal peristiwa kerusuhan ini. Tim ini dipimpin oleh Menko Polhukam Mahfud Md. Mahfud menegaskan tim sudah mulai menyelidiki kejadian.

“Diharapkan akan rampung hasil penyelidikannya dalam dua pekan ke depan,” tegas Mahfud.

Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun, Mahfud menegaskan kerusuhan ini terjadi bukan bentrok antar pendukung. KOrban jiwa yang meninggal juga bukan korban kekerasan antar suporter. Melainkan karena sesak nafas dan terinjak-injak saat hendak keluar dari stadiun.

“Tidak ada korban pemukulan atau kekerasan antar suporter,” kata mantan Jaksa Agung ini.

Ia mengatakan panitia pelaksana (panpel) Arema FC melakukan sejumlah pelanggaran. Panitia juga mengabaikan usulan sejumlah pihak diantaranya memajukan jam pertandingan menjadi sore hari.

Aparat keamanan juga meminta agar jumlah penonton disesuaikan dengan kapasitas stadion, yakni berjumlah 38.000 orang. Tapi usul itu tidak dilakukan dan panitia tetap menjual tiket sebanyak 42.000. Hal ini melebihi kapasitas seharusnya stadion.

Baca terus Satu Viral agar menjadi media Berita Viral yang memberikan info viral kepada kawula muda. Setiap harinnya akan memberikan Berita Viral Terkini dan Info Viral terupdate untuk kamu.

Jangan lupa cek category Event Satu Viral karena dengan membaca artikel Satu Viral kamu bisa bergabung dengan komunitas  #satucircle dan dapatkan jutaan hadiahnya.

Find us on Social Media

   
Facebook SatuViral
   
Twitter SatuViral
Youtube Channel SatuViral
   
Tiktok SatuViral
   
Pinterest SatuViral
LinkedIn SatuViral
   
Medium SatuViral
   
Vimeo SatuViral

Popular Categories

Ads on Satuviral

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com