Saturday, February 24, 2024
HomeTrending ViralDiduga Ada Aliran Sesat di Bandung, Ini Kata Polisi

Viral: Diduga Ada Aliran Sesat di Bandung, Ini Kata Polisi

Aliran Sesat di Bandung

Berita Viral: Sebuah video yang mendokumentasikan diduga aliran sesat di sebuah gedung di Gegerkalong, Kecamatan Sukasari, Kota Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. 

Video tersebut salah satunya diunggah oleh akun Twitter ini, Sabtu (29/7/2023) pagi. Dinarasikan, aktivitas tak biasa tersebut kabarnya merupakan bagian dari aliran sesat yang sudah ada sejak sebelum pandemi Covid-19.

“Beredar di grup whatsapp adanya aliran sesat di daerah Gegerkalong, Kota Bandung,” tulis pengunggah. 

Video tersebut memperlihatkan sekelompok orang yang menari di tengah ruangan remang-remang yang hanya diterangi oleh lampu merah.

“Itu mereka ibadah atau nari woi,” kata suara dalam video. 

- Advertisement -

Terkait video tersebut, banyak netizen yang mengatakan setelah melihat video aliran sesat, mereka merasa takut.

“Lebih takut liat ini drpd setan asli merinding,” komentar salah satu warganet. 

“Depan kosan aku bngt, semalem pd gabisa tdr saking paniknya. cm pd nangis bnr2 saking takut paniknya,” kata warganet lain. 

Hingga Minggu (30/7/2023) siang, unggahan video aliran sesat telah ditonton lebih dari 1,7 juta kali, 11.300 suka, dan 2.200 repost dari pengguna Twitter.

Ini Kata Polisi

Dikonfirmasi, Kapolres Sukasari Kompol Mohammad Darmawan mengaku tidak bisa mengklaim aktivitas dalam unggahan video itu tidak normal.

Dia mengatakan, aliran sesat atau tidak adalah kewenangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) atau Badan Kesatuan Politik dan Politik (Kesbangpol).

“Aliran sesat nanti masalahnya MUI atau Kesbangpol. Kalau dari kepolisian kita fokus pada keamanan saja,” ujarnya melalui sambungan telepon.

Darmawan menjelaskan, polisi menutup kawasan Gegerkalong Kecamatan Sukasari pada Jumat (28/7) malam untuk mencegah kerusuhan.

Sebab, malam itu, terdapat beberapa pihak yang kurang setuju dengan kegiatan yang berlangsung. 

“Supaya tidak ada terjadi kesalahpahaman, supaya tidak terjadi chaos (kekacauan), kita menjaga. Supaya di daerah itu kondusif,” ungkap Darmawan. 

Meski lokasi kejadian dipadati warga, dia menegaskan saat ini situasi di lokasi aman dan kondusif.

Find us on Social Media

- Advertisement -

Popular Categories

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -