Wednesday, February 28, 2024
HomeTrending ViralInspiratif! Anak Nelayan ini Diterima di Belasan Universitas Luar Negeri Lewat Jalur...

Viral: Inspiratif! Anak Nelayan ini Diterima di Belasan Universitas Luar Negeri Lewat Jalur Beasiswa LPDP

Diterima Jalur Beasiswa LPDP dan Chevening

Info viral; Kondisi keluarga yang serba kekurangan tak menghalangi Muhammad Irsyad (24) untuk bersekolah setinggi mungkin. Pria asal Konawe Utara, Sulawesi Tenggara (Sultra) ini diterima di Lima Belasan universitas luar negeri di tingkat master. Langkah brilian inipun menghebohkan sekaligus membanggakan warga Sultra dan netizen.

Irsyad, panggilan akrabnya tinggal di sebuah desa kecil bernama Tinobu, Kecamatan Lasolo. Desa ini terletak di dekat pesisir pantai. Jaraknya 85 kilometer atau sekitar 2,5 jam dari Kota Kendari, ibukota Sultra.

Ayahnya Hatta (57), berprofesi sebagai seorang nelayan. Sementara ibunya, Husdi Hajra (49) adalah seorang PNS yang baru diangkat pda 2010. Sejak kecil hidup Irsyad serba kekurangan. Penghasilan sang ayah yang tak menentu membuat sang ibu terpaksa berjualan hasil olahan ikan untuk bertahan hidup.

Keadaan ini, tidak lantas membatasi langkahnya. Anak kedua dari 5 orang bersaudara itu, tetap menjaga mimpi agar suatu hari bisa pergi S2 ke luar negeri.

Perjuangannya dimulai saat ia mulai mencoba memasukan berkas lamarannya di sejumlah universitas terkenal. Usahanya, dimulai sejak ia lolos S1 pada tahun 2015 lewat jalur Bidikmisi. Ia lulus dari Universitas Halu Oleo, Kendari, jurusan Teknik Arsitektur tahun 2019.

- Advertisement -

Lalu Irsyad sempat ikut magang di kantor arsitek di Pontianak Kalimantan Barat dan mengikuti kursus di kampung Inggris, Kediri Jawa Timur. Kemudian ia mencoba melamar beasiswa ke sejumlah universitas lewat internet.

Berita Viral SatuViral – SATUVIRAL

Bukannya Marah, Begini Tingkah Unik Demonstran Sri Lanka di Istana Kepresidenan

Satuviral

Irsyad rajin browsing untuk mencari universitas yang sesuai dengan minatnya. Saat menemukan kampus sesuai, dia langsung memasukan lamaran dan persyaratan yang diminta pihak kampus.

“Sejak 2019 sampai 2022, kadang kalau lagi semangat satu bulan bisa masukan 1 surat lamaran, kadang lebih,” ujarnya.

Kesulitan Sinyal dan Ditolak Beasiswa Berkali-Kali

Tak semulus yang diharapkan, lamarannya beberapa kali ditolak universitas. Namun ia tak gentar dan terus melamar. Selama dua tahun, ia sudah memasukan sekitar 15 lamaran ke kampus di wilayah Australia, Amerika, Inggris serta Uni Eropa. Bahkan,saat kondisi signal tidak sebagus wilayah di sekitarnya ia tetap tidak menyerah dan terus melamar beasiswa.

Perjuangannya pun membuahkan hasil. Ia menerima email kabar gembira dari Universitas Chevening di Inggris. Email itu masuk pada 1 Juli 2022, sekitar pukul 03.00 Wita dini hari.

Isinya, menyatakan Irsyad lulus sebagai salah seorang penerima beasiswa Chevening. Lembaga ini, ini merupakan salah satu pembiayaan pendidikan asal Inggris. Dengan kuota terbatas, Chevening menjadi rebutan mahasiswa dari seluruh dunia yang hendak melanjutkan pendidikan di Inggris.

“Saya senang sekali ya saat itu, langsung kasi tahu orang tua. Alhamdulillah kedua orang tua juga senang,” katanya.

Berita Viral SatuViral – SATUVIRAL

Elon Musk Batal Membeli Saham Twitter! Ternyata Ini Alasannya

Satuviral

Beberapa hari setelah itu, tepatnya 4 Juli 2022, Muhammad Irsyad kembali menerima berita gembira. Dia juga dinyatakan lulus sebagai penerima beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk melanjutkan studinya di Inggris.

LPDP diketahui merupakan lembaga donor milik pemerintah Indonesia terhadap mahasiswa Indonesia yang akan melanjutkan studi ke luar negeri. Lembaga yang bekerjasama dengan Kementerian Keuangan RI ini, membiayai penyelesaian studi sejak mahasiswa penerima beasiswa tiba di negara tujuan hingga menyelesaikan kuliah.

Informasi yang dikirim melalui email menyatakan, Muhammad Irsyad lulus seleksi substansi di The University Of Sheffield. Universitas ini berada diperingkat 96 kampus terbaik di dunia.

Ambil Jurusan Arsitek Tata Kota

Saat mendaftar dan melewati proses wawancara, Ia mengambil jurusan Architecture and Built Environment, program studi Master of Science urban and Regional Planning.
Irsyad menjelaskan ia mengambil jurusan tersebut karena ia melihat penataan kota dan perumahan akan menjadi isu yang cukup besar di Indonesia.

“Di Indonesia khususnya di Sulawesi Tenggara, masih sangat sedikit ahli di bidang ini. Maka sangat dibutuhkan orang-orang ahli disini,” katanya.

Alasan kedua, universitas ini memiliki jumlah ahli dan pendidik yang banyak. Sehingga, ia yakin tak akan kesulitan belajar dan menimba pengalaman dari mereka.

“Ketiga, kita nantinya tak akan saja belajar di dalam kelas, tapi kita akan keluar dan belajar di pemerintah setempat. Jika memungkinkan nantinya, kita juga mengeksplor bagaimana penataan kota-kota di Korea Selatan,” ujarnya.

Jika tak ada aral melintang, September 2022,Irsyad akan terbang ke Inggris untuk memulai kuliahnya. Dia berharap pemerintah Indonesia membantu pembiayaan hidupnya selama disana. Namun ia berencana untuk mengambil kerja paruh waktu bertahan hidup.

Sobat Viral, Jangan pernah takut bermimpi tinggi. Hambatan dan keadaan hidup bukan hambatan untuk meraih cita-cita dan mewujudkan impian kalian. So, kalian bermimpi dan bercita-cita jadi apa nih?

Baca terus Satu Viral agar menjadi media Berita Viral yang memberikan info viral kepada kawula muda. Setiap harinnya akan memberikan Berita Viral Terkini dan Info Viral terupdate untuk kamu.

Jangan lupa cek category Event Satu Viral karena dengan membaca artikel Satu Viral kamu bisa bergabung dengan komunitas #satucircle dan dapatkan jutaan hadiahnya.

Find us on Social Media

- Advertisement -

Popular Categories

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -