Tuesday, December 6, 2022
- Advertisement -
HomeHealthJangan Tunggu Sampai Tertular, Ini Tips Cegah Cacar Monyet

Viral: Jangan Tunggu Sampai Tertular, Ini Tips Cegah Cacar Monyet

Pahami Gejala dan Cara Penularannya

Info Viral; Penyakit cacar monyet kini merebak luas ke seluruh dunia. Bahkan WHO telah menetapkan penyakit ini sebagai keadaan darurat kesehatan dunia. Jangan tunggu sampai tertular, begini cara pencegahan cacar monyet.

Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril menjelaskan cacar monyet adalah penyakit yang disebabkan virus. Penyakit menular ini menyebar di antara binatang. Namun bisa juga menular antara binatang ke manusia atau sesama manusia.

Virus monkeypox pertama kali diidentifikasi pada monyet di laboratorium pada 1958. Sementara kasus pertama cacar monyet ditemukan pada 1970. Penyakit ini dapat ditularkan melalui paparan droplet.

Droplet akan masuk ke tubuh melalui pernapasan yang terhirup. Dapat juga melalui kontak kulit dengan kulit pada luka atau lesi. Bisa juga kontak dengan material yang terkontaminasi virus. Beberapa kalangan menyebutnya airborne atau menyebar di udara.

“Masa inkubasi virus lima hingga 13 hari. Ada juga yang llima sampai 21 hari,” jelas Syahrul seperti ditulis Satu Viral, Senin (25/07).

Berita Viral SatuViral – SATUVIRAL

WHO Sebut Darurat Cacar Monyet, Kemenkes Imbau Yang Bergejala Wajib Periksa Diri

Satuviral

Adapun tahap periode masa inkubasi cacar monyet adalah sebagai berikut:

Pertama, masa invasi antara nol sampai lima hari muncul demam tinggi. Kepala akan terasa sakit yang berat. Muncul benjolan atau pembesaran kelenjar limfa di leher, di ketiak, dan selangkangan.

Masa kedua terjadi antara satu sampai tiga hari pasca demam. Gejalanya disertai munculnya ruam pada kulit, wajah, telapak tangan, kaki. Ada juga yang muncul di mukosa, alat kelamin, dan selaput lendir mata.

“Fase erupsi ini fase paling infeksius. Akan muncul ruam atau lesi pada kulit. biasanya dimulai dari wajah kemudian menyebar ke bagian tubuh lainnya,” jelasnya.

Lesi muncul secara bertahap. Bermula dari bintik merah seperti cacar berlanjut lepuh yang berisi cairan bening (blister). Kemudian lepuh berisi nanah (pustule). Pustule bentuknya bisa mengeras atau keropeng lalu rontok.

Syahril mengatakan penyakit ini tidak termasuk golongan penyakit berat. Penderitanya akan sembuh dan sehat kembali usai masa inkubasi selesai. Bekas cacarnya akan mengering dan mengelupas sendiri. Namun penyakit ini bisa berbahaya pada para lansia yang memiliki komorbid.

Langkah Pencegahan

Vaksinasi adalah salah satu cara pencegahan yang cukup membantu meringankan efek cacar monyet. Selain itu Sobat Viral wajib menghindari kontak dengan hewan yang terinfeksi. Terutama hewan yang sakit atau mati.

Berita Viral SatuViral – SATUVIRAL

Waspada! Cacar Monyet Mewabah Kembali, Ini Gejalanya

satuviral

Hindari kontak juga dengan manusia yang terinveksi. Misalnya tidak tidur satu tempat. Hidnari menggunakan perlengkapan yang sama dengan keluarga yang terinveksi.

Masak dengan matang semua makanan yang mengandung daging atau bagian hewan. Sering-seringlah mencuci tangan dengan sabun dan air. Terutama jika sobat viral habis pergi dari luar ruangan.

Lakukan seks aman diantaranya menggunakan kondom dan bendungan gigi. Selain itu kenakan masker yang menutupi mulut dan hidung saat berada di sekitar orang lain. Jangan lupa bersihkan dan disinfeksi permukaan yang sering disentuh.

Bagi sobat viral yang harus merawat penderita Cacar monyet, gunakan alat pelindung diri (APD). Jangan lupa Konsumsi vitamin dan makanan sehat untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Baca terus Satu Viral agar menjadi media Berita Viral yang memberikan info viral kepada kawula muda. Setiap harinnya akan memberikan Berita Viral Terkini dan Info Viral terupdate untuk kamu.

Jangan lupa cek category Event Satu Viral karena dengan membaca artikel Satu Viral kamu bisa bergabung dengan komunitas  #satucircle dan dapatkan jutaan hadiahnya.

Find us on Social Media

   
Facebook SatuViral
   
Twitter SatuViral
Youtube Channel SatuViral
   
Tiktok SatuViral
   
Pinterest SatuViral
LinkedIn SatuViral
   
Medium SatuViral
   
Vimeo SatuViral

Popular Categories

Ads on Satuviral

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com