Saturday, January 28, 2023
- Advertisement -
HomeTrending ViralKronologi Rekor MURI Tarik Tambang Berujung Maut, Korban Meninggal Terbentur Beton

Viral: Kronologi Rekor MURI Tarik Tambang Berujung Maut, Korban Meninggal Terbentur Beton

Korban Tewas 1 Orang, 10 Terluka

Info Viral: Perlombaan tarik tambang massal di Kota Makassar Sulawesi Selatan berakhir tragis dan duka. Satu peserta tewas mengenaskan dan 10 lainnya luka-luka. Berikut kronologi kejadian.

Tarik tambang digelar dalam rangka pemecahan rekor MURI. Acara tersebut digelar pada Minggu (18/12/2022) dengan peserta 5.000 orang. Tempatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Pisang Utara, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar.

Viral: Menang Taruhan Bola Argentina, Drake Malah Kehilangan Uang Rp 15 Miliar

Satuviral
Berita Viral SatuViral – SATUVIRAL
tarik tambang maut

Acara yang dihadiri ribuan orang tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin Sulawesi Selatan (IKA Unhas). Peserta tarik tambang maut tidak hanya dari IKA Unhas, namun juga warga RT RW dan Kota Makassar.

Kronologi Korban Terbentur Beton

Pada awalnya, tarik tambang maut berjalan lancar dan meriah. Namun, kegembiraan berubah menjadi kesedihan ketika seorang penduduk menepi dan jatuh, kepalanya terbentur barikade jalan. Tak hanya itu, 10 warga lainnya juga mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit.

Musalim, salah satu panitia penyelenggara, mengatakan kematian korban murni karena kecelakaan. Dia membantah korban meninggal karena tali putus atau terlilit tali di leher. Korban bernama Masyita.

Viral: Foto Jenazah Wanita Pura- Pura Mati ditagih Hutang, Bikin Ketawa

Satuviral
Berita Viral SatuViral – SATUVIRAL
tarik tambang maut

Sebelum pertandingan, Masyita sempat selfie dengan tali, jelas Mursalim. Korban berada di dekat barikade beton. Sayangnya, tali tersebut tiba-tiba ditarik oleh orang lain, dan Mashita pun terseret oleh tali tersebut. Kemudian dia terseret dan kepalanya membentur beton dengan keras.

“Korban jatuh terbentur beton. Tidak ada yang terjerat tali itu sampai putus. Itu murni tidak sengaja dan kecelakaan,” ujarnya.

Mursalim mengaku sudah berpesan kepada peserta untuk tidak menarik tali hingga acara dimulai. Namun, beberapa peserta sudah menarik talinya, sehingga belum siap.

“Tiba-tiba tali jadi membentang. Sekitar tiga orang luka-luka. Ada yang sobek terkena percikan air dari tali. Dirawat di Peramonia. Kalau yang meninggal dirawat di Labuan Baji,” jelasnya.

Polisi Sebut Acara Tak Kantongi Izin

Kabid Humas Polrestabes Makassar AKP Lando KS membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, korban meninggal bernama Masyita. Ia adalah ketua RT di Desa Balaparam, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar.

“Iya memang ada satu meninggal dan 10 lainnya luka ringan,” ujar Lando.

Lando menjelaskan, bagian belakang kepala korban retak akibat membentur beton pembatas jalan. Bahkan darah mengucur deras dari kepala korban.

“Korban sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun nyawanya tidak tertolong,” ujarnya.

Lando melanjutkan, selain Masyita, 10 korban lainnya mengalami luka-luka. Tiga di antaranya masih dirawat di rumah sakit. Salah satu korban mengalami patah kaki dan dirawat intensif di RS Pelamonia Makassar.

Polisi sedang menyelidiki kasus ini. Sebab kegiataan ini belum mengantongi izin dari polisi. Pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) melibatkan tim INAFIS Polrestabes Makassar. Juga sudah meminta keterangan sejumlah saksi mata.

Dapatkan info viral terupdate, gosip viral selebriti, info artis viral Indonesia, dan berita viral di Satu Viral. So, baca terus Satu Viral sob.

Popular Categories

Ads on Satuviral