Monday, February 26, 2024
HomeTrending ViralMobil Kadispora Lubuklinggau Terobos Jalan Cor Basah, Pekerja Hanya Pasrah

Viral: Mobil Kadispora Lubuklinggau Terobos Jalan Cor Basah, Pekerja Hanya Pasrah

Mobil Kadispora Lubuklinggau Terobos Jalan Cor Basah

Berita Viral: Viral mobil Kadispora Lubuklinggau terobos jalan cor yang masih basah. Akibatnya, pengecoran rusak dan harus dikerjakan ulang.

Diketahui, video mobil Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lubuklinggau nekat menerobos jalan cor yang masih basah viral di media sosial.

Dalam video yang beredar luas di media sosial, sebuah mini bus hitam bernomor BG 44 HZ mencoba menerobos aspal basah.

Jalan cor itu baru saja dibuat dan semen masih sangat basah. Sehingga saat dilewati, jalan cor itu langsung rusak parah. Namun pekerja hanya pasrah karena mobil itu dinaiki oleh pejabat dinas.

- Advertisement -

“Mobil plat merah, masuk, tengok bos, hancur bos,” ucap perekam video.

“Aman nak lewat, lewatlah kau yang penting ini buat barang bukti bae aku. Lewatlah kau. Laju lah kepalang rusak dak papo,” ucap pekerja lain.

Kadispora Berjalan Tanpa Merasa Bersalah

Kadispora Lubuklinggau mobil berjalan tanpa rasa bersalah atau permintaan maaf. Setelah pesan ini diunggah, langsung mendapat banyak komentar dari netizen.

@eandrian35 “Minimal minta maaf turun dari mobil dan kasih uang makan buat para pekerja karena harus mengulang pekerjaannya lg”

@gust4480 “Itulah pentingnya adab daripada ilmu dan jabatan.”

@satyashikamaru “Jangan salah, pasti ujung jalan tidak di kasih palang tulisan stop, makanya terlanjur jauh tidak bisa mutar… Klarifikasi dan cek dulu di lokasi….”

@carolinasihotang “Yg salah,tentu pimpro nya.knp jln nya tdk ditutup?tdk ada tanda2 jln itu sdg di cor.itu namanya menjebak.sy pun bisa terjebak kalo pas lwt situ.”

@rsyah_family “Menunggu jawaban versi pejabat nya, yang mungkin tetap akan merasa dia yang benar”

Kejadian ini sendiri terjadi di Desa T2 Purwakarya Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas.

Mobil itu sendiri dikendari oleh Kadispora Lubuklinggau, Purnomo. Ia mengaku terpaksa melintas karena lokasi jalan yang berada di tengah kebun karet.

“Kondisi jalan yang sempit tidak bisa memutar balik.

Serta tidak ada rambu penanda yang memberitahukan jalan itu sedang dicor,” ungkapnya pada wartawan, Rabu (9/8) malam.

Find us on Social Media

- Advertisement -

Popular Categories

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -