Saturday, March 25, 2023
- Advertisement -
HomeHealthOlahraga 11 Menit per Hari Bisa Turunkan Risiko Kematian Dini

Viral: Olahraga 11 Menit per Hari Bisa Turunkan Risiko Kematian Dini

Turunkan Risiko Kematian Dini dengan Olahraga

Info Viral: Sebagian orang enggan meluangkan sedikit waktu sibuknya untuk berolahraga. Untungnya, penelitian terbaru menemukan bahwa latihan aerobik intensitas sedang hingga kuat selama 11 menit sehari dapat mengurangi risiko kanker, penyakit kardiovaskular, dan kematian dini.

Sebuah studi oleh para peneliti di University of Cambridge di Inggris berusaha mengeksplorasi pengaruh aktivitas fisik terhadap risiko kematian dini. Studi tersebut menganalisis data dari 196 studi sebelumnya yang melibatkan 30 juta peserta dewasa selama 10 tahun.

Studi yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine, berfokus pada peserta yang menyelesaikan jumlah aktivitas fisik minimum yang disarankan – 150 menit per minggu atau 22 menit per hari.

Ini 4 Cara Mudah Terapkan Gaya Hidup Guna Ulang

Satuviral

Dibandingkan dengan peserta yang tidak banyak bergerak, orang dewasa yang melakukan latihan aerobik sedang hingga kuat selama 150 menit per minggu memiliki risiko kematian 31 persen lebih rendah dari penyebab apa pun.

Mereka juga memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 29 persen lebih rendah dan risiko kematian akibat kanker 15 persen lebih rendah.

Tingkat intensitas olahraga yang sama dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular 27 persen lebih rendah dan risiko kanker 12 persen lebih rendah.

Tidak hanya itu, orang yang melakukan aktivitas fisik setengah dari jumlah minimum yang disarankan masih bisa mendapat manfaat.

Turunkan Risiko Kematian Dini dengan Olahraga - Satuviral – SATUVIRAL

75 Menit per Minggu Bisa Kurangi Kematian Dini

Beberapa info viral menyebut studi tersebut menemukan bahwa 75 menit olahraga intensitas sedang per minggu, atau 11 menit per hari, dapat mengurangi risiko kematian dini sebanyak 23 persen. Juga ditemukan bahwa berolahraga untuk durasi yang sama dikaitkan dengan risiko penyakit kardiovaskular 17 persen lebih rendah dan risiko kanker 7 persen lebih rendah.

“Jika Anda menemukan bahwa 75 menit per minggu dapat dikelola, maka Anda dapat mencoba untuk meningkatkannya secara bertahap ke jumlah yang disarankan sepenuhnya,” kata penulis studi Soren Brage.

Temuan para peneliti mengkonfirmasi pandangan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bahwa beberapa aktivitas fisik lebih baik daripada tidak sama sekali. Manfaat dapat diperoleh bahkan dengan aktivitas fisik yang kurang dari yang disarankan.

“Satu dari 10 kematian dini dapat dihindari jika setiap orang mencapai setengah tingkat aktivitasnya.

Advertisement

Find us on Social Media

- Advertisement -

Popular Categories

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -