Wednesday, February 8, 2023
- Advertisement -
HomeFashionPeluang Fesyen di Metaverse dan Game, Jadi Terobosan?

Viral: Peluang Fesyen di Metaverse dan Game, Jadi Terobosan?

Batik Dikenalkan Lewat Game dan Metaverse

Info Viral: Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) Angela Tanoesoedibjo mengatakan fashion digital merupakan terobosan baru untuk beradaptasi dengan pasar industri kreatif yang semakin meluas.

Digital fashion memanfaatkan teknologi Augmented Reality (AR), pengalaman Virtual Reality (VR), NFT, dan Metaverse.

“Fashion digital adalah salah satu bentuk karya kreatif dan inovasi yang dipadukan dengan teknologi blockchain. Semoga dapat melindungi hak cipta dan memberikan royalti berkelanjutan kepada pencipta,” kata Angela dalam keterangan tertulis yang diterima Satuviral.

Berita Viral SatuViral – SATUVIRAL

Viral: Gratis! Perdana Mocca Gelar Konser di Metaverse

Satuviral

Perkembangan fashion digital diawali dengan gelaran Bali Digital Fashion Week 2022 yang akan diselenggarakan mulai tanggal 10-16 Desember 2022.

Promosikan Fashion Digital

Menurut Angela, acara tersebut merupakan ruang hidup untuk mempromosikan potensi fashion digital dan dampaknya terhadap lingkungan.

Angela melihat potensi besar di masa depan untuk pemasaran produk kreatif melalui Metaverse.

Mengutip data dari Bloomberg, Angela mengatakan bahwa pada tahun 2024, Metaverse akan menjadi masa depan internet dan diperkirakan bernilai $800 miliar.

Selain itu, pada tahun 2026, 25% populasi dunia diperkirakan menghabiskan setidaknya satu jam sehari di Internet. metaverse.

“Kami bahkan bisa memperkenalkan batik kepada dunia melalui hal-hal seperti desain skin dalam game,” kata Angela.

Berita Viral SatuViral – SATUVIRAL

Viral: Kovi Otda! Layanan Anti Korupsi Pemda Berbasis Metaverse

Satuviral

Hadir sebagai Solusi

Lebih lanjut, Angela mengatakan bahwa fashion digital hadir sebagai solusi untuk mengatasi limbah tekstil.

Selain itu, limbah tekstil industri Indonesia telah mencapai 2,3 ton pada tahun 2021 atau setara dengan 12% limbah domestik. Sementara itu, hanya 300.000 ton limbah tekstil yang dapat didaur ulang.

Ia pun berharap digital fashion dapat mengurangi limbah yang dihasilkan oleh industri selama tahap produksi.

“Bagaimana? Dengan mengurangi konsumsi air, bahan kimia dan bahan baku kain secara keseluruhan,” kata Angela.

Namun, lanjut Angela, perkembangan teknologi fashion digital masih menghadapi banyak tantangan. Terutama dalam hal uang dan sumber daya manusia atau human resources.

Oleh karena itu, ia berharap seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi untuk meningkatkan jumlah talenta di bidang digital.

“Selain itu, meningkatkan pemahaman seluruh pemangku kepentingan tentang manfaat industri fesyen tanah air dari perspektif ekonomi dan lingkungan,” kata Angela.

Di mana aja kapan aja kamu bisa dapetin info terbaru dan breaking news soal berita viral, gosip viral, artis viral dan berita terkini di Satu Viral.

Popular Categories

Ads on Satuviral