Thursday, February 22, 2024
HomeTrending ViralPenemuan Jenazah Pendaki Korban Erupsi Gunung Marapi

Viral: Penemuan Jenazah Pendaki Korban Erupsi Gunung Marapi

Pendaki Terjebak Saat Erupsi Marapi

Info Viral – Upaya tim SAR gabungan untuk mencari 18 pendaki korban letusan Gunung Marapi akhirnya membuahkan hasil. Tim pencarian dan penyelamatan menemukan 18 pendaki tewas.

Saat ini, puluhan jenazah pendaki sudah mulai dievakuasi dari puncak gunung. Wakil Kapolda Sumbar Brigjen Edi Mardiyanto mengatakan, puluhan jenazah pendaki ditemukan di dua lokasi berbeda di sekitar bebatuan Puncak Marapi.

Tim SAR menemukan 10 korban di lokasi pertama dan delapan korban di lokasi kedua. “Ada delapan belas orang di lokasi pertama dan kedua.

“Nah, jumlah warga tersebut yang kami evakuasi siang ini hingga malam hari,” kata Wakapolda saat meninjau penanganan korban letusan Gunung Marapi di RS Ahmad Mokhtar Bukit Tinggi.

- Advertisement -

Wakil Kapolda mengatakan upaya akan dilakukan untuk menyelesaikan evakuasi seluruh korban pada Selasa malam. Namun terdapat kendala di lokasi, seperti hujan abu gunung Marapi dan medan yang sulit.

“Kita lihat cuaca situasi insyaallah kita bisa menyelesaikan evakuasi ini. Berapa pun yang dapat hari ini yang bisa dievakuasi ke rumah sakit ini dan kita lanjutkan lagi besok apabila masih tersisa dari 18 orang ini,” ujarnya.

Penemuan Jenazah Pendaki Korban Erupsi Gunung Marapi – SATUVIRAL

Pada malam Selasa (5/12/2023), jumlah korban meninggal akibat erupsi Gunung Marapi di Sumatera Barat mengalami penambahan menjadi 22 orang.

Pada Selasa pagi sebelumnya, Basarnas Padang melaporkan bahwa 13 orang telah kehilangan nyawa akibat peristiwa tersebut.

Dengan penemuan sembilan korban baru, hanya satu orang yang masih belum ditemukan.

“Jumlah total korban yang meninggal menjadi 22 orang, dengan penambahan sembilan orang setelah kami menerima informasi tersebut,” ungkap Abdul Malik, Kepala Basarnas Padang, saat diwawancarai oleh Kompas.com pada malam Selasa.

Sebanyak 13 korban telah berhasil dievakuasi dari puncak Gunung Marapi, sementara evakuasi korban lainnya masih dalam proses.

Lokasi para korban sudah diketahui, dan masih ada sembilan jenazah lagi yang sedang menjalani proses evakuasi.

Abdul menjelaskan bahwa evakuasi terkendala oleh hujan abu akibat erupsi Gunung Marapi yang masih berlangsung.

Sebagai informasi, erupsi terjadi pada sore Minggu (3/12/2023), yang menyebabkan 75 pendaki terjebak.

Find us on Social Media

- Advertisement -

Popular Categories

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -