Friday, February 23, 2024
HomeTrending ViralRata-Rata Orang Indonesia Membuang Makanan 100-200 Kg per Tahun

Viral: Rata-Rata Orang Indonesia Membuang Makanan 100-200 Kg per Tahun

Orang Indonesia Membuang Makanan

Info Viral: Orang Indonesia membuang makanan 100-200 kg per tahun. Ya, sampah plastik sudah lama menjadi perhatian di Indonesia karena dampaknya terhadap lingkungan.

Namun, ada permasalahan yang tidak kalah pentingnya yaitu permasalahan sampah makanan.

Banyak orang mungkin tidak menyadari betapa besarnya dampak sampah makanan terhadap lingkungan dan perekonomian. Nita Yulianis, Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi Badan Pangan Nasional, memberikan konteks mengenai masalah ini.

Menurut data yang diungkapkan Nita, rata-rata orang Indonesia membuang 100-200 kilogram makanan setiap tahunnya.

- Advertisement -

Dengan jumlah penduduk yang mencapai ratusan juta jiwa, jumlah sampah makanan yang dihasilkan di Indonesia tentu saja sangat memprihatinkan.

“Ternyata kalau saya bagi 365 hari, sedikit, sekitar 500 gram, tapi tidak terasa. Kita 270an juta jiwa (penduduk), 1 gram saja sudah 273 juta gram, jadi kadang kita suka lupa melakukan akumulasi, karena kita big population,” ucap Nita saat ditemui di Jakarta Selatan pada Rabu, (23/8).

Kebanyakan Sisa Makanan Masih Layak Makan

Nita menjelaskan, jika semua sisa makanan ini dikumpulkan di satu tempat, maka kita akan mendapatkan tumpukkan yang banyak.

Sampah makanan ini berarti banyak sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan makanan, seperti air, tanah, dan energi, terbuang sia-sia.

Yang lebih mengkhawatirkan lagi, banyak makanan yang terbuang justru masih dalam keadaan layak untuk dikonsumsi.

Orang Indonesia Membuang Makanan – SATUVIRAL

Karena berbagai alasan, mulai dari ketidaksesuaian standar estetika hingga kurangnya pemahaman tentang tanggal kadaluarsa, makanan tersebut berpotensi besar untuk terbuang.

“Kalau kita mendengar istilah food waste sering kali itu sudah limbah, padahal, kalau by definition, itu makanan yang tidak terkonsumsi sebenarnya. Jadi, masih bisa dimakan, tapi dia berpotensi terbuang apabila tidak dimanfaatkan,” ungkap Nila.

Find us on Social Media

- Advertisement -

Popular Categories

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -