Advertisement
Wednesday, September 28, 2022
HomeTrending ViralSingapura Larang Kecap dan Sambal ABC Beredar, Ini Alasannya

Singapura Larang Kecap dan Sambal ABC Beredar, Ini Alasannya

Mengandung Bahan Pencetus Alergi

Berita Terkini; Badan Pengawas Makanan Singapura (SFA) menarik dua produk makanan asal Indonesia. Produk tersebut adalah Kecap Manis ABC dan Saus Sambal Ayam Goreng ABC. Penarikan dilakukan karena keduanya mengandung alergen.

Alergen adalah zat yang menyebabkan tubuh menghasilkan reaksi alergi. Namun tidak disebutkan dengan jelas. Dalam keterangannya, SFA menemukan ada kandungan sulfur dioksida pada dua produk asal Indonesia itu.

“Penarikan ini berlaku untuk semua Kecap Manis ABC yang Singapura. Diimpor oleh New Intention Trading. Tanggal kadaluarsa 26 Juni 2024,” jelas SFA dalam keterangan pers yang diterima Satu Viral di Jakarta, Kamis (08/09)

Sementara saus sambal ayam goreng ABC diimpor oleh Distributor Arklife. Sambal ini memiliki tanggal kadaluarsa 6 Januari 2024. SFA juga mendeteksi di dalam saus tersebut ada asam benzoat, yang tidak disebutkan pada label kemasan makanan.

SFA menambahkan bahwa kadar sulfur dioksida dan asam benzoat yang terdeteksi dalam dua produk asal RI itu dalam batas yang diizinkan.

Selain produk Indonesia SFA juga menarik Fukutoku Seika Soft Cream Wafer. Wafer tersebut berasal dari Jepang. SFA menarik Fukutoku lantaran mengandung alergen putih telur dan tepung terigu. Wafer itu diimpor oleh Sinhua Hock Kee Trading, dengan tanggal kadaluarsa 20 April 2023.

“Alergen dalam makanan bisa mengakibatkan reaksi alergi pada individu yang sensitif terhadapnya,” kata SFA.

Keluarga Brigadir J Kecewa Putri Candrawati Tidak ditahan

Satuviral

Berdasarkan peraturan makanan Singapura, produk makanan yang mengandung bahan yang diketahui menyebabkan hipersensitivitas harus dicantumkan pada label kemasan makanan.

Semua bahan dalam makanan kemasan juga harus dicantumkan pada label produk dalam urutan menurun dari proporsi beratnya. Badan tersebut menambahkan bahwa kandungan alergen sulfur dioksida, putih telur dan tepung terigu tidak menimbulkan masalah keamanan pangan bagi konsumen. Kecuali bagi mereka yang alergi terhadapnya.

“Konsumen yang telah membeli produk yang ditarik yang alergi terhadap alergen, sebaiknya tidak mengkonsumsinya. “Konsumen dapat menghubungi tempat pembelian mereka jika ada pertanyaan,” tegas SFA.

PT Heinz ABC Klarifikasi

PT Heinz ABC Indonesia membenarkan adanya penarikan kembali (product recall) dua produknya di Singapura. Kedua produk tersebut yaitu Kecap Manis ABC dan Produk Sambal Ayam Goreng ABC.

Legal, Corporate and Regulatory Affairs PT Heinz ABC Indonesia, Mira Buanawati mengatakan, masuknya kedua varian produk itu ke Singapura dilakukan oleh distributor tidak resmi. Distributor tersebut tidak melakukan koordinasi dengan PT Heinz ABC Indonesia.

“Adapun kedua produk tersebut, bukanlah varian produk yang secara khusus diperuntukan untuk diekspor ke pasar Singapura,” tutur dia dalam keterangan tertulis seperti ditulis Satu Viral di Jakarta, Kamis (09/9/2022).

Dia juga menegaskan, PT Heinz ABC Indonesia selalu patuh terhadap seluruh peraturan yang berlaku, baik di negara Indonesia maupun seluruh negara yang menjadi tujuan ekspor. PT Heinz juga berkomitmen tertinggi untuk menjaga standar kualitas dan keamanan dari seluruh produk-produknya.

“Hal ini menyangkut seluruh aspek keamanan pangan. termasuk penggunaan bahan baku, proses produksi, hingga standar informasi pada label kemasan,” pungkas Mira.

Baca terus Satu Viral agar menjadi media Berita Viral yang memberikan info viral kepada kawula muda. Setiap harinnya akan memberikan Berita Viral Terkini dan Info Viral terupdate untuk kamu.

Jangan lupa cek category Event Satu Viral karena dengan membaca artikel Satu Viral kamu bisa bergabung dengan komunitas  #satucircle dan dapatkan jutaan hadiahnya.

Related Articles

Advertisement

Stay Connected

0FansLike
14,607FollowersFollow
1FollowersFollow
0FollowersFollow
285FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Advertisement

Advertisement

Popular Categories

Advertisement