Thursday, February 22, 2024
HomeTrending ViralTersangka ”Carok” Menceritakan Kejadian Sebenarnya

Viral: Tersangka ”Carok” Menceritakan Kejadian Sebenarnya

Terancam Hukuman Berat

Viral – Dua orang menjadi tersangka perkelahian “carok” menggunakan celurit hingga menewaskan empat orang di Bangkalan, Jawa Timur. Keduanya terancam hukuman berat.

”Dua tersangka adalah kakak-adik warga Desa Bumianyar,” kata Ajun Komisaris Besar Febri Isman Jaya, Kepala Kepolisian Resor Bangkalan, dikonfirmasi dari Surabaya, Senin (15/1/2024). Tersangka tersebut yaitu Hasan Tanjung alias Hasan Busri (39) dan Mochamad Wardi (35).

Hasan dan Wardi berkelahi denga empat warga di Juk Korong di antara Jalan Raya Tanjung Bumi dan Pantai Indah Tanjung Bumi di Desa Bumianyar, Kecamatan Tanjungbumi, Bangkalan, Jumat (12/1/2024) selepas pukul 19.00. 

Perkelahian tersebut mengakibatkan empat orang tewas. Korban yang tewas tersebut adalah kakak-adik, Mat Tanjar dan Mat Terdam; paman mereka, yakni Najehri dari Desa Larangan Timur, serta Hafid, warga Desa Bumianyar. Kedua desa itu bertetangga di Tanjungbumi.

- Advertisement -

Menurut Febri, pemicu perkelahian itu karena tersangka tersinggung dan sempat dipukul oleh korban. ”Korban dan tersangka saling kenal, mungkin pernah ada masalah sebelumnya,” katanya.

carok – SATUVIRAL

Dalam pemeriksaan, Hasan mengaku bahwa sekitar dua jam sebelum perkelahian tersebut, dirinya berada di kedai makan di Juk Korong untuk menunggu waktu tahlilan. 

Jumat petang itu, Mat Tanjar dan Mat Terdam melintas dengan sepeda motor. Hasan menegur yang berujung cekcok dan tantangan duel.

”Tersangka merasa tersinggung sehingga pulang dan mengambil celurit untuk menanggapi tantangan itu,” kata Febri. Di rumah, Hasan bertemu adiknya, Wardi, dan mengajak untuk meladeni tantangan Mat Tanjar dan Mat Terdam itu.

Mereka kemudian mendatangi Juk Korong dan berkelahi dengan korban yang sedang bersama paman dan seorang teman yang notabene warga Bumianyar. Serangan tersebut menewaskan empat orang.

Pengakuan Ahmad Abbas: “Ternyata ada 10 orang di pihak musuh , dan yang ikut bertarung hanya 5 orang melawan 2 orang ,namun saat yang 4 orang sudah tumbang ,maka yang 1 orang disuruh pergi oleh pelaku, dari pada di bunuh juga.”

Mereka dituduh melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) juncto Pasal 55 juncto Pasal 56 KUHP.

Pasal 340 mengenai pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati atau pidana penjara seumur hidup atau penjara maksimal 20 tahun.

Pasal 338 mengenai pembunuhan dengan ancaman penjara seumur hidup atau penjara maksimal 20 tahun.

Find us on Social Media

- Advertisement -

Popular Categories

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -