Thursday, February 22, 2024
HomeTrending ViralVideo Detik-detik Guguran Gunung Merapi Beredar

Viral: Video Detik-detik Guguran Gunung Merapi Beredar

Guguran Gunung Merapi Beredar di Media Sosial

Berita Viral: Sebuah video dramatis merekam jelas guguran Gunung Merapi beredar di media sosial pada Selasa, 7 Maret 2023. Dalam video yang diperbesar, peristiwa tersebut terlihat sangat jelas, bebatuan tersebut dapat terlihat. Tampak batu-batu berhamburan ketika guguran terjadi disertai asap tebal.

Narasi yang menyertai video tersebut menyebutkan bahwa pada Selasa pagi, 7 Maret 2023, Gunung Merapi mengalami longsoran dari kubah lava 2021 yang ditemukan di muka barat daya.

Sukabumi Bergetar Diguncang Gempa 6,1 Magnitudo

Satuviral

Detik-detik runtuhnya kubah lava terekam jelas di kamera yang terletak sekitar 9 kilometer selatan puncak gunung, lebih tepatnya di pinggiran Kali Kuning. 

Lava Gunung Merapi Gugur sebanyak 7 kali 

Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, Agus Budi Santosa membenarkan kejadian tersebut. Dia mengatakan, setidaknya ada tujuh kali longsoran di Gunung Merapi antara pukul 00.00 hingga 12.00 WIB. 

Beberapa berita viral menyebut periode Pertama, 00.00-06.00Pukul 00 WIB terpantau 3 kali guguran lahar pijar dengan jarak luncur maksimal 1500 meter ke arah barat daya. Kemudian, pada pukul 06.00-12.00 WIB terpantau 4 kali guguran lahar dengan jarak luncur maksimum 1500 meter ke arah barat daya.

- Advertisement -

“Suara jatuh terdengar 2 kali dari Pos Babadan dengan intensitas sedang,” kata Agus.

BPPTKG mencatat Gunung Merapi terlihat jelas sepanjang pagi  hingga kabut 0-1. Asap kawah bertekanan lemah 30-50 meter di atas puncak kawah terpantau berwarna putih dengan intensitas sedang dan tinggi. Asap mulai mengepul tanpa disadari sekitar tengah hari. 

Guguran Gunung Merapi Beredar di Media Sosial - Satuviral – SATUVIRAL

Potensi Bahaya Lava Panas dan Awan  

Potensi bahaya saat ini tetap lahar panas dan awan, kata Agus. Khusus di sektor Selatan-Barat Daya antara lain Kali Boyong maksimal 5 Km, Kali Bedog, Krasak, Bebeng maksimal 7 Km.

Sedangkan potensi bahaya di sektor tenggara meliputi Sungai Woro hingga jarak maksimal 3 km dan Sungai Gendol hingga 5 km.

“Akibat lontaran material vulkanik jika terjadi letusan eksplosif bisa mencapai radius 3 km dari puncak,” ujarnya. Masyarakat dan wisatawan masih diminta untuk tidak melakukan aktivitas di daerah yang berpotensi bahaya, kata Agus.

Masyarakat juga diminta untuk terus mengantisipasi adanya gangguan abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi dan mewaspadai bahaya lahar, khususnya saat  hujan di sekitar Gunung Merapi.

“Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih level III atau Siaga,” kata Agus.

Find us on Social Media

- Advertisement -

Popular Categories

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -