Friday, February 23, 2024
HomeTechVideo Detik-detik Kapsul Orion Kembali ke Bumi

Viral: Video Detik-detik Kapsul Orion Kembali ke Bumi

Info Viral: Kapsul Orion NASA telah kembali ke Bumi. Kapsul nirawak itu jatuh ke laut pada pukul 09.40 waktu setempat atau pukul 12.40 WIB, Senin (12/12). Lokasi jatuhnya berada di semenanjung Baja California di Meksiko.

Kapsul Orion adalah pesawat luar angkasa tanpa awak telah menyelesaikan misi Artemis 1 ke bulan. Misi tersebut berlangsung selama tiga minggu. Misi Artemis 1 bertujuan untuk menguji sistem peluncuran roket SLS (Space Launch System) NASA yang baru dibuat. Roket super berat ini adalah roket paling kuat yang pernah dirancang untuk mengirim material dalam jumlah besar ke luar angkasa.

Viral: NASA Umumkan Manusia Bakal Kerja di Bulan 2030

Satuviral
Berita Viral SatuViral – SATUVIRAL
kapsul Orion

Usai jatuh ke laut, Helikopter militer AS dan tim speedboat dengan cepat mendekati kapsul untuk pemeriksaan. Militer AS memeriksa bagaimana kondisi capsul ini sekitar dua jam.

Sekitar 30 menit sebelum jatuh, kapsul Orion melepas pelindung di langit. Pelindung ini memiliki temperatur yang mencapai 2.760 derajat celcius karena gesekan udara.

NASA mengirim kapsul Orion ke bulan pada 16 November dari Kennedy Space Center di Florida, AS, dengan roket SLS. Pengiriman tersebut merupakan bagian dari misi Artemis 1, yang bertujuan untuk mengembalikan manusia ke Bulan pada tahun 2025.

- Advertisement -

Tidak seperti roket lainnya, NASA menciptakan SLS dengan kemampuan evolusioner dan teknologi terkini. Desainya modular dan disenjatai suku cadang yang dapat memungkinkan SLS beradaptasi dengan perubahan diluar angkasa. Roket ini juga dipersiapkan untuk berbagai tujuan misi penerbangan keluar angkasa.

Kapsul Orion Untuk Astronuout Menjelajah Luar Angkasa

Selain roket SLS, NASA juga menguji kapsul Orion pada misi ini. Tujuan NASA agar kapsul Orion akan menjadi kendaraan yang akan membawa astronot ke Bulan pada misi selanjutnya. Di dalam kapsul, NASA mengisinya dengan tiga manekin untuk menggantikan manusia.

NASA ingin melihat efek radiasi pada ketiga manekin tersebut. Kapsul ini dirancang untuk melindungi astronot dari radiasi selama misi. Kapsul ini memiliki tinggi 15 meter dan diameter sekitar 5,2 meter. Kapsul Orion dapat membawa empat awak dan tinggal di luar angkasa hingga 21 hari.

Viral: Bikin Merinding! Nasa Rilis Suara dari Lubang Hitam

Satuviral

Pada misi Artemis 1, kapsul Orion mencapai orbit bulan pada 25 November. Dikutip Reuters, gesekan di atmosfer Bumi melambatkan kecepatan jatuh kapsul ini dari 39.400 kilometer per jam menjadi 523 kilometer per jam. Kemudian kecepatan turun lagi sampai 32 kilometer per jam.

Melansir New York Times, NASA menilai misi ini cukup berhasil. Sehingga NASA berencana melanjutkan misi Artemis II pada tahun 2024. Pada misi itu, NASA bakal menyertakan empat astronaut yakni 3 orang dari NASA dan 1 orang dari Kanada.

Rute perjalanan Artemis II pun cukup sederhana. Setelah peluncuran, tahap kedua roket SLS akan melontarkan Orion ke orbit eliptik. Orbit ini yang berada di ketinggian sekitar 28.968 dari Bumi. Kemudian, Orion akan melaju langsung ke Bulan.

Untuk Artemis II, kapsul Orion tidak akan masuk ke orbit sekitar Bulan. Melainkan menggunakan gravitasinya untuk kembali ke Bumi dan mendarat di Samudra Pasifik. Total misi ini akan memakan waktu 10 hari. Untuk menghemat, NASA juga akan menggunakan beberapa suku cadang dari misi Artemis I.

Baca info teknologi dan luar angkasa terbaru di Satu Viral. Dapatkan juga informasi soal gosip viral selebriti, info artis viral Indonesia dan berita viral.

Find us on Social Media

- Advertisement -

Popular Categories

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -