Thursday, February 22, 2024
HomeTrending ViralVideo Santri di Jambi Jadi Korban Bullying

Viral: Video Santri di Jambi Jadi Korban Bullying

Dianiaya Senior Hingga Telpon Keluarga

Info Viral – Beredar video viral santri di Jambi jadi korban bullying. Seorang santri di Kota Jambi berinisial APD (12) menjadi korban penganiayaan yang dilakukan seniornya di pondok pesantren.

Korban dianiaya dua seniornya hingga menelpon orang tuanya. Dalam video yang beredar terlihat seorang laki laki memeluk sang anak yang tengah terbaring lemah.

APD yang berasal dari Kabupaten Muaro Jambi kini masih dirawat di RSUD Raden Mattaher Jambi.

Ayah korban, Rikarno Diwi mengatakan alat vital korban ditendang pelaku yang berjumlah dua orang.

- Advertisement -
Video Santri di Jambi Jadi Korban Bullying – SATUVIRAL

“Prakteknya itu mulut anak saya di tutup, tangannya dipegang kakinya juga dipegang secara kuat dipaksa, terus kaki pelaku itu tendang kemaluan anak saya,” ungkapannya.

Meski korban sudah merintih kesakitan, kedua pelaku tetap melakukan penganiayaan dengan menginjak perut korban.

“Luka lebam dikanan kiri paha, kemaluan sampai testisnya bengkak dan diperut juga,” lanjutnya.

Rikarno Diwi menjelaskan anaknya masih duduk di bangku kelas 7 SMP, sedangkan kedua pelaku merupakan senior yang sudah lulus dan masih mengabdi di pondok.

“Pelaku sudah lulus sekolah SMA, sedangkan anak saya masih kelas 7 SMP,”.

Dalam video yang beredar terlihat seorang laki laki memeluk sang anak yang tengah terbaring lemah.

Laki laki yang merupakan ayah dari santri tersebut tampak memeluk dan menciumi anaknya yang tengah dalam kondisi lemah.

Bahkan pria tersebut mencoba menguatkan putranya agar tetap kuat.

“Abang sayang ayah kan, sayang mama?,” katanya.

“Abang yang kuat ya, abang yang kuat,” sambung pria tersebut ke sang anak sambil menangis.

“Ya Allah anakku,” teriak sang ayah.

Sementara itu penganiayaan yang dialamni oleh sang santri berinisial APD awalnya terungkap saat ia menelpon keluarganya.

Saat itu APD menelpon sang ayah bak meminta pertolongan.

“Yah, kalau ayah tidak mau menyesal, jemput saya sekarang,” kata APD menelepon sang ayah.

Tidak terima anaknya dianiaya, melaporkan ini ke Polda Jambi. Laporannya bernomor: STPL/343/XI/2023/SPKT/Polda Jambi.

Find us on Social Media

- Advertisement -

Popular Categories

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -

Ads on Satuviral

- Advertisement -