Advertisement
Saturday, October 1, 2022
HomeTrending ViralWHO Sebut Darurat Cacar Monyet, Kemenkes Imbau Yang Bergejala Wajib Periksa Diri

WHO Sebut Darurat Cacar Monyet, Kemenkes Imbau Yang Bergejala Wajib Periksa Diri

Sudah Merebak di 70 Negara

Berita Terkini; Organisasi kesehatan dunia (WHO) telah menetapkan cacar monyet atau monkeypox sebagai keadaan kedaruratan kesehatan dunia. Penyakit ini sudah mewabah ke hampir seluruh dunia dan meresahkan masyarakat.

“Saya telah memutuskan bahwa wabah cacar monyet global merupakan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional,” tulis akun twitter WHO dikutip Satu Viral.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Indonesia gerak cepat mencegah penularan Cacar Monyet. Juru Bicara Kemenkes Mohammad Syahril menjelaskan penyakit ini disebabkan oleh virus yang masih berkerabat dengan smallpox atau cacar.

“Cacar Monyet dapat menyebar melalui hewan ke hewan. Juga dari hewan ke manusia. Cara penularannya melalui kontak langsung maupun melalui cairan tubuh bahkan udara,” ujar Syahril.

Ia menegaskan hingga kini belum ada kasus cacar monyet atau monkeypox yang terdeteksi terjadi di Indonesia.

Waspada! Cacar Monyet Mewabah Kembali, Ini Gejalanya

Satuviral

“Sejak bulan Mei kemarin Cacar monyet sudah tersebar di negara-negara bukan endemis. Contohnya tersebar di Eropa, Amerika, termasuk Asia dan Singapura. Disini (Indonesia) saya belum dapat laporan penderita,” terangnya.

Masyarakat Yang Bergejala Wajib Periksakan Diri

Meski begitu, pihaknya sudah melakukan sejumlah upaya pencegahan. Pertama adalah melakukan pengetatan di pintu masuk negara seperti di kantor kesehatan pelabuhan (KKP), maupun bandara.

Selanjutnya, mereka yang bergejala diminta melakukan pemeriksaan yang menyeluruh guna memastikan penyebabnya. Para pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang bergejala juga diwajibkan melakukan pemeriksaan.

“Iya (skiriningnya jika ada gejala). Kalau ada riwayat dia dari Kongo dan dia ada panas, ada sakit kepala, kemudian ada benjolan harus diwaspadai,” kata Syahril.

Waspada! ini Gejala Tumor Testis yang diidap Sebastian Haller

Satuviral

Pemerintah juga telah menyiapkan dua laboratorium untuk memeriksa pasien yang bergejala. Keduanya adalah Laboratorium Pusat Studi Satwa Primata (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) dan serta Laboratorium Penelitian Penyakit Infeksi Prof Sri Oemiyati, BKPK Jakarta.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk disiplin protokol kesehatan. Salah satu caranya dengan menghindari kerumunan, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, serta melakukan perilaku hidup bersih dan sehat.

Baca terus Satu Viral agar menjadi media Berita Viral yang memberikan info viral kepada kawula muda. Setiap harinnya akan memberikan Berita Viral Terkini dan Info Viral terupdate untuk kamu.

Jangan lupa cek category Event Satu Viral karena dengan membaca artikel Satu Viral kamu bisa bergabung dengan komunitas  #satucircle dan dapatkan jutaan hadiahnya.

Related Articles

Advertisement

Stay Connected

0FansLike
14,601FollowersFollow
1FollowersFollow
0FollowersFollow
286FollowersFollow
0SubscribersSubscribe

Advertisement

Advertisement

Popular Categories

Advertisement